SELAMATKAN LUWAK

Kuliah umum dari Himakova FAHUTAN IPB

           Populasi musang luwak (Paradoxurus hermaphroditus) menyebar luas di kawasan Asia. Spesies musang Paradoxurus zeylonensis, menyebar terbatas di Sri Lanka, Kerala dan India Selatan didominasi Paradoxurus jerdoni. Mentawai menjadi habitat dari Paradoxurus lignicolor. Paradoxurus hermaphroditus  atau musang Asia luwak sesuai namanya, menyebar luas di kawasan  Asiaa

        Luwak merupakan Mamalia yang aktif pada malam hari (nocturnal). Mudah ditemukan di atas pohon secara soliter. Cekungan pohon menjadi tempat berlindung hewan unik ini, termasuk celah-celah batu, atau dedaunan lebat. Luwak dapat hidup di semak-semak, hutan sekunder, perkebunan, dan pemukiman manusia. Hewan omnivore  ini mampu memakan buah-buahan (kopi, mangga, pisang, pepaya, buah pohon kayu afrika) dan daging (serangga, moluska, cacing tanah, kadal, tikus). Luwak dapat bereproduksi sepanjang tahun dengan rata – rata melahirkan 2 – 4 ekor anak per tahun. Anak diasuh oleh induk betina. Anak  yang telah lahir diletakkan di dalam lubang pohon atau goa.e

    Luwak dewasa berumur 11 – 12 bulan dan dapat bertahan hidup hingga 22 tahun. Kawin dilakukan pada siang hari dengan kondisi yang lembab dan cahaya redup. Aktivitas harian berupa istirahat (resting) makan (feeding) dan perilaku menyenangkan (comfort behavior) perilaku sosial (social behavior). Perilaku mengendus (sniffing behavior). Bergerak (locomotion) ditunjukkan oleh hewan ini.

      Secara morfologinya luwak bertubuh sedang dengan panjang sekitar 54 cm. Panjang ekor mencapai 48 cm dan berat badan rata-rata 3,5 kg. Tubuh ditutupi rambut berwarna abu – abu sampai cokelat dengan garis berwarna gelap pada punggungnya dan bintik – bintik pada sisinya. Luwak memiliki tanda khusus yaitu adanya warna putih di daerah wajah yang menyerupai topeng. Ciri – ciri musang luwak betina adalah memiliki delapan puting susu, sedangkan musang luwak jantan memiliki sepasang testis seperti kucing.

      Luwak masuk dalam kategori Appendix III menurut CITES. Statusnya dilindungi di daerah asal dan kawasan penyebarannya. Spesies tidak terancam punah dan semua  negara anggota CITES hanya boleh melakukan perdagangan dengan izin ekspor yang sesuai. Status konservasi menurut IUCN, musang luwak masuk dalam status kekhawatiran minimal atau risiko rendah (Least concern). Populasi Luwak belum banyak diketahui. Laporan mengenai populasi musang luwak masih sedikit. Laporan organisasi perlindungan hewan People for the Ethical Treatment of Animals (PETA), menemukan adanya eksploitasi Luwak. Hal ini dapat mengakibatkan populasi luwak semakin punah. Begitu pula dengan perburuan secara liar dapat mengakibatkan populasi luwak punah. Akan tetapi belum ada tindakan yang jelas dari pemerintah untuk menindak lanjuti masalah eksploitasi Luwak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *