WILD EXPO 2016

expo-3expo

          Mempertingati hari binatang sedunia (world animal day) yang jatuh pada tanggal 4 Oktober setiap tahunnya, Himpro Satwaliar Fakultas Kedokteran Hewan IPB menggelar sebuah acara pameran yang bertajuk “Wild Expo”. Acara yang digelar rutin setiap tahun ini bertujuan mengedukasi masyarakat sekitar tentang satwa-satwa liar, alam, medik konservasi, serta menampilkan hasil ekspedisi di Taman Nasional Ujung Kulon yang telah dilakukan sebelumnya oleh anggota Himpro Satwaliar.

            Acara Wild Expo dilaksanakan pada hari Minggu, 25 September 2016, dan mulai dibuka pada pukul 09.00 WIB. Berberda dengan expo tahun sebelumnya yang dilakukan di lapangan rektorat kampus IPB Dramaga, expo tahun ini diadakan di plasa gedung GWW dan bekerja sama dengan WWF (World Wide Fund for Nature) Indonesia. Bentuk kerja sama yang dilakukan oleh Himpro Satwaliar dan WWF Indonesia berupa mendatangkan mobil panda untuk mengedukasi anak-anak sekolah dasar tentang satwa liar dan lingkungan dengan cara yang menyenangkan. Ada pun siswa-siswi sekolah dasar yang diundang yaitu siswa-siswi SDN Cangkrang kelas 3 (tiga) dan SDN Carang Pulang 2 kelas 2 (dua) & 3 (tiga). Metode yang digunakan oleh WWF Indonesia dalam mengedukasi anak-anak adalah dengan memberikan permainan edukatif, mewarnai gambar satwa liar asli Indonesia, bernyanyi bersama, dan ada dongeng yang bercerita tentang satwa liar dan lingkungan alam.

            Acara Wild Expo ini sendiri terdiri dari sebuah stand yang yang memiliki alur perjalanan yang akan membawa pengunjung berjalan melalui tiga ruangan yang dimana tiap ruangan berisi info-info yang berbeda, menarik, dan tentu saja edukatif. Di setiap ruangan juga sudah dijaga oleh anggota Himpro Satwaliar yang bertugas menjelaskan kepada pengunjung informasi-informasi dari setiap ruangan.

            Ruangan pertama yang dihias dengan tema pantai dan laut memberikan informasi tentang medik konservasi, dimulai dari pengertian medik konservasi, peralatan-peralatan dokter hewan medik konservasi, hingga satwa-satwa liar Indonesia yang dilindungi oleh hukum. Setelah dari ruangan pertama, pengunjunga akan dibawa ke ruangan kedua yang bertemakan hutan tropis dan menyajikan hasil-hasil ekspedisi anggota Himpro Satwaliar di Taman Nasional Ujung Kulon. Ada pun yang ditampilkan di ruangan kedua adalah foto-foto hasil ekspedisi serta dipamerkan pula gypsum-gypsum jejak hewan. Dan setelah dari ruangan dua, pengunjung dibawa ke ruangan terakhir yang merupakan stand tulup. Di ruangan ini pengunjunga akan dijelaskan mengenai apa itu tulup, fungsi dari tulup, serta cara penggunaan tulup. Pengunjung juga dapat mencoba untuk meniup tulup untuk mengenai sasaran yang telah disediakan oleh panitia sebelumnya. Setelah selesai melewati semua ruangan yang ada di stand, di dekat pintu keluar stand terdapat stand milik OWA Project dan photobooth yang bisa digunakan untuk berfoto oleh pengunjung dengan foto yang dapat langsung dicetak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *