[ W I L D C A R N I V O R E ]

Posted on Posted in IPB

DISKUSI #2

Pada hari Selasa, 20 Maret 2018 telah dilaksanakan diskusi Cluster Wild Carnivore perdana bersama anggota baru dari Satli 53. Diskusi dilaksanakan di Exvet dan berlangsung dari jam 17.30 hingga 18.30. walau larut sore, lelah perkuliahan tidak menghalangi peserta untuk datang dan terus bertambah dengan semangat berdiskusi yang kian membara. Peserta diskusi sebanyak 28, diaman 3 diantaranya adalah anggota Himpro luar Satli.

Ciri Umum Ordo Carnivora dan Klasifikasi Taksonominya

Carnivora /kɑːrˈnɪvərə/; berasal dari bahasa Latin carō (stem carn-) “flesh/daging” dan vorāre “to devour/untuk memakan” adalah suatu ordo dengan lebih dari 280 spesies mamalia plasental. Spesies dari ordo ini dikenal sebagai Carnivorans. Sementara Carnivore adalah suatu sifat bagi organisme pemakan daging. Beberapa Carnivora, seperti bangsa kucing dan pinnipedia bergantung sepenuhnya pada makanan daging untuk nutrisi. Sementara lainnya, seperti rakun dan beruang, cenderung lebih omnivore. Panda dikenal secara eksklusif sebagai herbivore, namun bisa memakan ikan, telur, dan serangga, sementara polar bear hanya memakan anjing laut.

VCarnivorans memiliki gigi dan kuku yang beradaptasi untuk menangkap dan memakan hewan lain. Premolar atas terakhir (upper P4) dan molar bawah pertama (lower M1) memiliki enamel yang menyerupai bilah pisau dan bersama mereka disebut sebagai gigi carnassial atau gigi sectorial. Pasangan gigi ini bekerja seperti gunting saat menutup yang berfungsi untuk mengoyak dan merobek daging. Carnassial paling berkembang di family Felidae dan paling minim berkembang di family Ursidae. Gigi molar dan premolar lainnya memiliki permukaan yang tajam, dan jumlahnya bervariasi antar spesies Carnivora. Namun semua molar dan premolar berakar dalam dan diphyodont.  Diphyodont adalah hewan dengan dua set gigi, yaitu gigi deciduous (gigi susu) dan berganti menjadi gigi permanen. Sementara gigi caninus berkembang baik dan prominent, umumnya terdapat 2 pasang. Carnivorans  yang bersifat carnivore bangsa anjing memiliki gigi molar yang amat kuat untuk menghancurkan tulang, sementara bangsa kucing memiliki molar yang hampir tidak berfungsi, karena kebiasaan makannya yang memisahkan daging dari tulang. Omnivore seperti beruang dan rakung memilki carnassial yang cenderung tumpul dan menyerupai molar untuk beradaptasi dari predasi vertebrata terrestrial. Gigi insisivus umunya terdapat 6 pasang. Pengecualian untuk otter laut (Enhydra lutris) yang memiliki 4 insisivus di rahang bawah, dan sloth bear (Melursus ursinus)  yang memiliki 4 insisivus di rahang atas. Umumnya carnivoran memiliki kuku yang kuat, tajam, dan secara tipikal

lima atau tidak kurang dari 4 jari di tiap kaki.

Bentuk tengkorak Carnivora juga memiliki ciri khusus yang membedakan dengan spesies lain. Bentuk tulang mandibulla dan maxilla menyebabkan sudut bukaan rahang yang membentuk sudut lancip. Otot M Temporalis juga lebih berkembang dibandingkan M Masseter tidak seperti spesies lainnya, terutama herbivore. Ciri ini menyesuaikan dengan kebiasaan makan carnivorans untuk mengunyah daging.

JO

Jari (digit) Carnivorans ada sebanyak 5 di tiap kaki, dengan digit pertama di forepaw yang lebih dikenal sebagai dew claw (poin D). digit ini vestigial (kehilangan sebagian atau seluruh fungsi moyangnya) di sebagian besar spesies dan hilang seluruhnya di beberapa.

Carnivorans memiliki jenis pencernaan lambung sederhana yang beradaptasi untuk mengonsumsi daging sebagai makanan utamanya. Sebagian besar spesies carnivore merupakan omnivora kecuali keluarga Felidae dan Pinnipidae yang merupakan karnivor obligat. Indra carnivorans sangat berkembang baik terutama penglihatan dan pendengaran, dan seringkali indra penciuman yang amat tajam bagi beberapa spesies seperti Canoidea. Secara umum carnivorans adalah pelari yang amat baik, dan beberapa adalah pelari jarak jauh.

Sebagian besar carnivorans cenderung beranak satu litter dalam setahun. Untuk carnivorans besar, misalnya bangsa beruang, memilki jeda 2-3 tahun antar litter. Ukuran litter biasanya kecil, berentang dari 1 hingga 13, yang lahir dengan organ mata dan telinga yang belum berkembang sempurna. Di sebagian besar spesies, induk akan merawat anaknya secara eksklusif atau primer. Banyak spesies carnivorans yang soliter, namun ada juga beberapa yang gregarious yaitu hidup dalam kawanan besar. Banyak yang berburu dalam kawanan dan merupaka hewan social, sehingga memberikan mereka keuntungan untuk memburu mangsa yang berukuran lebih besar. Sebagian besar carnivore adalah hewan terrestrial, atau menghabiskan lebih banyak waktu dalam hidupnya di permukaan tanah.

J

Terdapat dua subordo dalam ordo Carnivora, yaiut subordo Feliformia (“cat-like”) dan Caniformia (“dog-like”). Subordo Feliformia terdiri dari family Nandiniidae, superfamily Feloidea, dan Infraordo Viverroidea. Family Nandiniidae hanya terdiri dari satu spesies, yaiut African palm Civet. Superfamily Feloidea terdiri dari dua famili yaitu Prionodontidae dan Felidae. Famili Prionodontidae terdiri dari dua spesies dalam satu genus, dan family Felidae terdiri dari 41 spesies dalam 15 genera. Infraordo Viverroidea terdiri dari family Viverridae dan superdamili Herpestoidea. Family viverridae merupakan bangsa civet (luwak/musang) yang terdiri dair 34 spesies dalam 15 genera. Superfamily Herpestoidea terdiri dari tiga famili yaitu Hyaenidae, Eupleridae, dan Herpestidae. Famili Hyaenidae adalah bangsa hyena dan aardwolf yang terdiri dari 4 spesies dalama 3 genera. Family Eupleridae adalah bangsa carnivorans Malagasy yang terdiri dari 10 spesies dalam 7 genera. Terakhir adalah family Herpestidae yang merupakan bangsa mongoose dan sejenisnya, terdiri dari 33 spesies dalam 14 genera. Subordo Caniformia terdiri dari family Canidae dan infraordo Arctoidea. Famili Camidae adalah bangsa anjing dan sejenisnya, terdapat 35 spesies dalam 12 genera. Infraorodo Arctoidea terdiri dari superfamily Urosidea, Pinnipedia, dan Musteloidea. Superfamily Ursoidea terdiri dari family Ursidae yaitu bangsa beruang, teridir dari 8 spesies dalam 5 genera. Superfamily Pinnipedia terdiri dari satwa-satwa akuatik family Odobenidae, Otariidae, dan Phocidae. Superfmaili Musteloidea terdiri dari family Ailuridae, Mephitidae, Mustelidae, dan Procyonidae. Famili Ailuridae hanya terdiri dari satu spesies yaitu Red Panda. Family Mephitidae adalah sebangsa sigung dan stink badger, yang terdiri dari 12 spesies dalam 4 genera. Family Mustelidae adalah sebangsa musang weasels dan sejenisnya, terdiri dari 57 spesies dalam 22 genera. Family Procyonidae adalah sebangsa rakun dan sejenisnya, terdiri dari 14 spesies dalam 6 genera.

JG   FC B

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *